11.01.2011 Overview
 

Pionir Lampu Hemat Energi di Dunia, Pelopori Gerakan Hemat Energi di Indonesia

Hemat Energi, Selamatkan Bumi

PT OSRAM Indonesia dan GIZ bekerja sama dalam kampanye yang bertajuk “Gerakan Hemat Energi”

null

Presiden Direktur PT OSRAM Indonesia, Michael Flieger (kiri) bersama GIZ (Jana Kern) dalam Gerakan Hemat Energi di lingkungn sekolah yang didukung Asdep Urusan Edukasi dan Komunikasi Lingkungan Kementrian Negara Lingkungan Hidup (Siti Aini Hanum)

Sejak pertengahan tahun lalu tepatnya Juni 2010, PT OSRAM Indonesia dan GIZ bekerja sama dalam kampanye yang bertajuk “Gerakan Hemat Energi”. Program ini merupakan bukti komitmen OSRAM dan GIZ dalam mengkampanyekan penghematan listrik, khususnya di bidang penerangan. Tujuan dari kampanye ini adalah untuk mengubah kebiasaan konsumsi listrik masyarakat Indonesia yang belum sepenuhnya hemat energi menjadi lebih hemat energi dengan menggunakan lampu yang lebih hemat energi.

Pentingnya Gerakan Hemat Energi dan Kontribusi Indonesia terhadap Pemanasan Global
Penggunaan cahaya buatan menyumbang sekitar 19% dari konsumsi energi di seluruh dunia. Jika 30% dari keseluruhan penerangan tersebut menggunakan solusi hemat energi, maka emisi CO2 (Karbon Dioksida) akan berkurang sebanyak 260 Juta ton, dan listrik yang dapat dihemat berjumlah sekitar 460 Milyar kWh per tahun di seluruh dunia.

Indonesia sebagai negara dengan penduduk terbanyak ke-4 di dunia, secara langsung turut menciptakan pemborosan energi. Hingga kini, masih banyak penduduk Indonesia yang memakai lampu pijar untuk penerangan. Faktanya, pada 1 buah lampu pijar, hanya 10% yang menjadi cahaya untuk penerangan, sementara sisanya terbuang sia-sia menjadi energi panas. Energi panas inilah yang meningkatkan emisi gas buang CO2 .

Para ahli memastikan bahwa peningkatan kadar CO2 di udara berakibat semakin menurunkan kualitas lingkungan. Dampak yang paling jelas dirasakan saat ini adalah meningkatnya suhu global disertai perubahan cuaca yang tidak menentu. Bisa dipastikan penggunaan energi yang tidak seimbang ini berbahaya bagi lingkungan dan generasi mendatang.

Hampir 40 persen emisi CO2 dihasilkan oleh sektor ketenagalistrikan. Semakin tinggi konsumsi listrik maka semakin tinggi pula emisi gas buang yang dihasilkan dari pembangkit listrik. Karena itulah OSRAM, sebagai penemu teknologi Lampu Hemat Energi pertama di dunia pada 1985, berkomitmen untuk terus mengkampanyekan perlindungan iklim secara internasional melalui penghematan listrik di bidang penerangan.

Pemilihan 37.000 Duta Gerakan Hemat Energi
Gerakan Hemat Energi ditujukan untuk siswa  SD dan SMK yang ada di 40 sekolah di 8 kota di seluruh Indonesia; antara lain Jakarta, Tangerang, Bandung, Sukabumi, Malang, Semarang, Pekalongan, dan Padang. Pencapaian dari 8 kota tersebut menunjukkan hasil yang sangat memuaskan, tidak tanggung-tanggung, tercatat sebanyak 37.000 siswa dan guru terpilih menjadi Duta Gerakan Hemat Energi

Lebih lanjut para duta ini menjadi bagian dari Gerakan Hemat Energi yang mencakup beberapa kegiatan yaitu, Perbaikan Penerangan Sekolah, Penerapan Modul Hemat Energi, Proyek Hemat Energi Masyarakat (penukaran lampu pijar dengan Lampu Hemat Energi OSRAM), Kompetisi Matematika dan Esai bertemakan Hemat Energi, Papan Informasi Hemat Energi, dan ditutup dengan Hari Hemat Energi yang dilaksanakan di masing-masing sekolah.

Solusi Hemat Energi  TL OSRAM SMARTLUX®  dan OSRAM DULUX® VALUE
Sebagai langkah nyata penghematan energi, OSRAM dan GIZ memfasilitasi kegiatan di 40 sekolah tersebut melalui Perbaikan Penerangan Sekolah. Sebelumnya, sekolah-sekolah tersebut masih menggunakan sistem penerangan lama dan kini diganti dengan lampu TL OSRAM SMARTLUX® berikut Electronic Ballast OSRAM dan Lampu Hemat Energi OSRAM DULUX® VALUE.

Sedangkan untuk masyarakat luas, OSRAM dan GIZ menyelenggarakan penukaran lampu yang dimotori oleh para Duta Hemat Energi. Melalui kegiatan ini, setiap lampu pijar yang ada di lingkungan komunitas para Duta Gerakan Hemat Energi dapat ditukar dengan Lampu Hemat Energi OSRAM DULUX® VALUE dengan harga subsidi.
Proses penghematan energi dari kegiatan Perbaikan Penerangan Sekolah dan Penukaran Lampu ini dicatat di Papan Informasi Hemat Energi yang dipasang di setiap sekolah. Dari papan inilah para siswa dan guru dapat mengetahui total penghematan energi di masing-masing sekolah.

Hasil Nyata Penghematan Energi dengan Lampu Hemat Energi OSRAM
Para Duta Hemat Energi ini mengemban tugas untuk membagi pengetahuan mengenai penghematan energi yang mereka peroleh selama mengikuti Gerakan Hemat Energi ke lingkungan komunitas yang ada di sekitar mereka.
Hingga kini hasil penghematan energi penerangan yang dilakukan di 40 sekolah tercatat mencapai angka 435.256 Watt, yang berarti sekitar 3.972 ton emisi CO2 dapat dikurangi dalam waktu 10 tahun. Angka tersebut tentunya meningkatkan optimisme semua kalangan mengenai penghematan energi listrik yang lebih baik. Diharapkan melalui kampanye ini, masyarakat dapat menerapkan budaya baru yaitu solusi hemat energi menggunakan Lampu Hemat Energi.

null

Gerakan Hemat Energi dilakukan di 40 SD dan SMK di 8 kota di Indonesia, melahirkan 37.000 Duta Hemat Energi

 

Press contact:

Kantor Cabang - Jakarta

Puri Mutiara Blok. C No.11, Griya Utama, Sunter Agung Jakarta - Indonesia
Tel :+62 21 65302685
Fax :+62 21 65302684
Email :osram.indonesia@osram.com